Cara Menggunakan Aplikasi Seeder Di HP Xiaomi Poco Rooted - IT Cek
Tekno  

Cara Menggunakan Aplikasi Seeder di HP Xiaomi Poco Rooted

Cara Menggunakan Aplikasi Seeder di HP Xiaomi Poco Rooted. Seeder adalah aplikasi yang dapat membantu meningkatkan kinerja perangkat Android dengan cara meningkatkan kecepatan akses memori.

Dalam artikel ini, kami akan membahas cara menggunakan aplikasi Seeder di HP Xiaomi dan Poco yang sudah di-root.

Cara Menggunakan Aplikasi Seeder di HP Xiaomi Poco Rooted

Sebelum memulai, pastikan bahwa HP Xiaomi atau Poco Anda sudah di-root. Jika belum, Anda harus melakukan rooting terlebih dahulu. Setelah itu, ikuti Cara Menggunakan Aplikasi Seeder di HP Xiaomi Poco Rooted berikut ini:

1. Install Seeder dari Google Play Store atau unduh dari sumber yang terpercaya.

2. Buka aplikasi Seeder dan klik tombol “Start” untuk memulai pengaturan.

3. Jika muncul peringatan bahwa perangkat Anda tidak ter-root, pastikan bahwa Anda sudah melakukan rooting dengan benar.

4. Setelah berhasil di-root, Anda akan melihat beberapa opsi di layar pengaturan Seeder. Pilih opsi “I/O Scheduler”.

5. Pilih “CFQ” sebagai scheduler I/O default Anda.

Baca juga: Cara Menggunakan Aplikasi SD Maid di HP Realme yang Sudah di-root

6. Pilih “Apply” untuk menyimpan perubahan.

7. Kembali ke layar utama Seeder dan klik tombol “Start” untuk mengaktifkan aplikasi.

8. Anda akan melihat bahwa aplikasi Seeder sedang berjalan di latar belakang.

9. Anda dapat menyesuaikan pengaturan Seeder untuk memenuhi kebutuhan Anda. Misalnya, Anda dapat menyesuaikan kecepatan akses memori atau menambahkan aplikasi tertentu ke daftar pengecualian.

10. Jika Anda merasa bahwa perangkat Anda masih lambat, Anda dapat menyesuaikan pengaturan Seeder untuk meningkatkan kinerja perangkat Anda.

Baca juga: Cara Memasang Google Camera pada Xiaomi Redmi Note 12 Pro

Itulah Cara Menggunakan Aplikasi Seeder di HP Xiaomi Poco Rooted. Dengan menggunakan aplikasi ini, Anda dapat meningkatkan kinerja perangkat Anda dan membuatnya bekerja lebih lancar.

Namun, ingatlah bahwa melakukan rooting dapat membahayakan perangkat Anda dan menghapus garansi. Oleh karena itu, pastikan melakukan rooting dengan benar dan hati-hati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *